Beda Photobook Softcover, Hardcover, dan Layflat

Perbedaan photobook softcover, hardcover, dan layflat dari sisi sampul, cara terbuka, harga, dan kecocokan untuk tiap momen.

Ketiga jenis photobook memakai cetak foto yang sama tajamnya. Bedanya ada pada sampul, cara buku terbuka, dan seberapa kokoh buku itu untuk dibuka berulang kali.

Softcover

Sampul tipis dan lentur, buku lebih ringan dan harganya paling terjangkau.

  • Cocok untuk: kenang-kenangan liburan, ulang tahun, hadiah, atau buku yang dibuat beberapa kali dalam setahun.
  • Perhatikan: di tengah buku ada lipatan, jadi hindari menaruh wajah atau teks penting tepat di tengah dua halaman. Editor menandai area lipatan ini dengan warna merah muda.

Hardcover

Sampul keras berlapis, buku lebih kokoh dan terasa seperti album yang disimpan lama.

  • Cocok untuk: pernikahan, wisuda, album keluarga, dan buku yang akan sering dibuka bersama.
  • Perhatikan: sama seperti softcover, ada lipatan di tengah. Punggung buku ikut menebal sesuai jumlah halaman.

Layflat

Halaman terbuka rata sepenuhnya tanpa lipatan, sehingga satu foto bisa membentang di dua halaman tanpa terpotong. Layflat sedang kami siapkan dan akan tersedia kembali dengan harga baru.

Mana yang dipilih?

  • Hemat dan ringan: softcover.
  • Awet untuk album keluarga atau pernikahan: hardcover.
  • Foto panorama membentang dua halaman: layflat (segera tersedia).

Kedua jenis yang tersedia bisa dipilih dalam orientasi square, landscape, atau portrait dengan 20 sampai 80 halaman. Baca memilih ukuran dan orientasi photobook, atau langsung mulai membuat photobook.

Tanya via WhatsApp